Tarian Baratindak Kerajaan Benggawi

Tarian Kesenian Kabupaten Banggai Laut

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Friday, June 29, 2018

Jadwal Piala Dunia 2018 Pertandingan 16 Besar

Jadwal  Piala Dunia 2018 Pertandingan 16 Besar



Setelah selesainya  matchday terakhir penyisihan Grup G pada Jumat dini hari WIB (29/6/2018), berakhir sudah fase penyisihan grup di Piala Dunia 2018. Sebanyak 16 tim sudah memastikan diri tampil dalam babak selanjutnya yaitu di fase gugur babak 16 besar.


Ada sebagian  kejutan yang terjadi selama fase penyisihan grup. Yang paling menyedihklan adalah  kegagalan Jerman lolos dari penyisihan grup. Sebagai juara bertahan, Der Panzer harus rela mengemasi barang bawaan dan kembali ke negara asal lebih dini.



Tim tangguh yang sangat di perhitungkan sekarang adalah  Argentina, harus melewati jalan terjal sebelum memastikan lolos. Namun, ada pula yang terkesan melaju dengan mulus seperti yang dialami Belgia dan Inggris. Tak lupa pula, ada yang membuat  kejutan alias jadi kuda hitam, seperti Kroasia.

Berbagai catatan penting mengiringi akhir penyisihan grup. Untuk kali pertama sejak 1982, Afrika tak menempatkan satu pun wakilnya di babak 16 besar. Hal ini menyusul tersingkirnya Senegal, dengan cara yang dianggap sejumlah kalangan "kejam" lantaran berdasarkan penghituan poin fair play yang diterapkan FIFA.

Sebaliknya, tersingkirnya Senegal membuat wakil Asia, Jepang, mendapat tiket tampil di 16 besar. Jepang memiliki penghitungan poin fair play lebih baik ketimbang Senegal. Tim Samurai Biru jadi satu-satunya wakil dari Benua Asia di babak 16 besar Piala Dunia 2018.
Pada fase gugur ini, tensi dan gengsi pertandingan tentu semakin meningkat. Pencinta sepak bola dijamin enggan melewatkan setiap pertandingan, apalagi ada beberapa duel yang pantas mendapat perhatian lebih.
Semisal laga Prancis kontra Argentina, Brasil versus Meksiko, Swedia melawan Swiss, serta Uruguay yang berjumpa Portugal.
Nah, agar tak melewatkan pertandingannya, silakan menyimpan jadwal pertandingan 16 besar Piala Dunia 2018 selengkapnya di bawah ini.

Jadwal  Piala Dunia 2018 Pertandingan 16 Besar



1. SABTU (30/6/2018)
21.00 WIB: Prancis vs Argentina (Kazan Arena, Kazan)
Live: Trans TV

2. MINGGU (1/7/2018)
01.00 WIB: Uruguay vs Portugal (Fisht Olympic Stadium, Sochi)
Live: Trans TV
21.00 WIB: Spanyol vs Rusia (Luzhniki Stadium, Moskow)
Live: Trans TV

3. SENIN (2/7/2018)
01.00 WIB: Kroasia vs Denmark (Nizhny Novgorod Stadium, Nizhny Novgorod)
Live: Trans TV
21.00 WIB: Brasil vs Meksiko (Cosmos Arema, Samara)
Live: Trans TV






Wednesday, June 20, 2018

5 Negara Unggulan Di Piala Dunia 2018

5 Negara Unggulan di Piala Dunia 2018 Ilustrasi foto: Shutterstock

Jakarta -

Tahun ini, 32 negara akan tampil maksimal memperebutkan piala bergengsi empat tahunan Piala Dunia. Berlangsung pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018 di Rusia, banyak kejutan yang terjadi pada edisi Piala Dunia kali ini. Misalnya saja, dua negara besar menyerupai Belanda dan Italia yang gagal lolos dalam kualifikasi serta lolosnya Islandia dan Panama ke Rusia dengan status negara debutan.

Selain itu, Piala Dunia 2018 kali ini juga diikuti oleh negara-negara yang pernah mengangkat trophy Piala Dunia menyerupai Brasil, Jerman, Argentina, dan Uruguay. Dari ke 32 negara tersebut, beberapa di antaranya mempunyai peluang besar untuk menjuarai Piala Dunia 2018. Apakah salah satunya merupakan tim pendekar Anda? Simak ulasannya berikut!

1. Jerman

Di tangan instruktur Joachim Low, Jerman menjadi salah satu negara yang diunggulkan pada Piala Dunia 2018. Low mengawalinya menjadi ajun instruktur Jurgen Klinsmann dan membawa Jerman juara ketiga pada Piala Dunia 2006. Selain itu, prestasi terbaik Low ada ketika tim yang diasuhnya menjuarai Piala Dunia 2014 di Brasil.

Di pertandingan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2018, Mesut Ozil dan kawan-kawan juga selalu memenangkan laga. Meskipun tidak dipenuhi pemain-pemain tersohor di lini depan, kekuatan Die Mannschaft (julukan Jerman) di Piala Dunia 2018 tidak berkurang. Hal ini disebabkan tim Jerman mempunyai banyak generasi gres menyerupai Timo Werner menjadi top scorer dengan tujuh gol pada Piala Konfederasi 2016 dan membawa Jerman menjadi juara.

2. Brasil

Timnas Brasil dijadikan unggulan lantaran berhasil bermain apik di Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Conmebol. Brasil menekuk Leonel Messi dan kawan-kawan dengan tiga gol tanpa balas dikala itu.

Sejak ditangani Tite, performa Brasil terus meningkat. Apalagi, sekarang skuat Brasil diisi oleh pemain di atas rata-rata. Lini depan Brasil, Gabriel Jesus, dapat saja menjadi bahaya negara-negara lainnya. Di sana ia akan didukung Neymar, Coutinho, dan Paulinho dari lini tengah. Tak lupa, Brasil juga mempunyai Roberto Firmino yang telah mentereng bersama Liverpool.

Selain itu, lini belakang peraih timnas yang pernah 5 kali juara Piala Dunia ini juga kokoh lantaran diisi oleh duet Marcelo dan Thiago Silva. Pengalaman, mental juara, dan skuat brilian mengakibatkan kemenangan bukan hal yang tidak mungkin diraih oleh Brasil pada Piala Dunia kali ini.

3. Spanyol

Spanyol sekarang berdiri sehabis kekalahannya menjadi 16 besar di Piala Dunia 2014 dan Piala Eropa 2016. Kali ini, pada Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2018, Spanyol tampil apik dengan memenangkan sembilan kali dari 10 pertandingan. Performa Spanyol yang meningkat merupakan tugas dari juru seni administrasi mereka Julen Lopetegui sehabis Euro 2016.

Meskipun sempat diwarnai dengan drama pergantian pelatih, skuat Timnas Spanyol kali ini tak perlu diragukan lagi kualitasnya. Hal tersebut disebabkan instruktur sebelumnya, Lopetegui, menentukan pemain menurut performa bukan nama besar, menyerupai Iago Aspas dan Rodrigo Moreno. Selain itu, Isco Alarcon yang menandakan penampilan terbaiknya bersama Real Madrid juga dipilih menjadi pemain sentra di timnas Spanyol.

4. Prancis

Juara Piala Dunia 1998 dan runner up Piala Eropa 2016, Prancis juga diprediksi akan menjadi juara Piala Dunia 2018. Alasannya, sekarang Prancis dipenuhi formasi pemain bintang menyerupai Antoine Griezmann, Kylian Mbappe, dan Ousmane Dembele. Tak hanya itu, gelandang termahal di dunia, Paul Pogba juga menambah kekuatan Prancis dalam perhelatan akbar sepak bola di Rusia kali ini.

Di Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2018, tim asuhan Didier Deschamps ini berhasil mengalahkan Swedia dan Belanda. Hal tersebut juga menjadi citra Prancis yang berada di Grup C bersama Peru, Denmark, dan Australia mempunyai peluang besar untuk lolos ke 16 besar.

5. Belgia

Dari kelima negara kandidat juara, Belgia merupakan satu-satunya negara yang belum pernah mengangkat trophy Piala Dunia. Namun, bukan berarti Belgia tak menjadi negara yang diandalkan pada Piala Dunia 2018. Timnas Belgia tengah difavoritkan lantaran dikala ini mempunyai generasi emas menyerupai Hazard dan De Bruyne. Para pemain Belgia telah membuktikan permainan yang baik pada liga-liga besar di Inggris, Spanyol, dan Italia.

Meski sempat cedera, Hazard tetap mengisi posisi gelandang bersama Kevin De Bruyne, Yannick Carrasco, dan Fellaini. Selain itu, gelandang kreatif menyerupai Romelu Lukaku dan Michy Barshuayi juga akan mendukung lini depan timnas Belgia di Piala Dunia 2018.

Lini pertahanan Belgia pun mempunyai kualitas yang kokoh. Vincent Kompany akan memimpin lini pertahanan bersama Toby Alderweireld dan Jan Vertonghen, keduanya merupakan andalan di Tottenham Hotspurs. Lalu ada pula Thiabaut Courtois, penjaga gawang yang memperkokoh barisan pertahanan Belgia. Seimbang di segala lini, bukan hal yang tidak mungkin Belgia memperlihatkan kejutan di Piala Dunia 2018.

Itulah 5 negara andalan dan diunggulkan menjadi juara di Piala Dunia 2018. Kelima negara tersebut akan bersaing memperebutkan piala bergengsi gelaran sepak bola terbesar di dunia. Untuk menontonnya, Anda dapat melihat jadwal pertandingan mereka di Traveloka. Jangan hingga terlewatkan performa pemain bintang favorit Anda di Piala Dunia 2018!



Tonton juga video: '5 Gol Terbaik Matchday I Piala Dunia 2018'



5 Negara Unggulan Di Piala Dunia 2018

5 Negara Unggulan di Piala Dunia 2018 Ilustrasi foto: Shutterstock

Jakarta -

Tahun ini, 32 negara akan tampil maksimal memperebutkan piala bergengsi empat tahunan Piala Dunia. Berlangsung pada 14 Juni hingga 15 Juli 2018 di Rusia, banyak kejutan yang terjadi pada edisi Piala Dunia kali ini. Misalnya saja, dua negara besar menyerupai Belanda dan Italia yang gagal lolos dalam kualifikasi serta lolosnya Islandia dan Panama ke Rusia dengan status negara debutan.

Selain itu, Piala Dunia 2018 kali ini juga diikuti oleh negara-negara yang pernah mengangkat trophy Piala Dunia menyerupai Brasil, Jerman, Argentina, dan Uruguay. Dari ke 32 negara tersebut, beberapa di antaranya mempunyai peluang besar untuk menjuarai Piala Dunia 2018. Apakah salah satunya merupakan tim pendekar Anda? Simak ulasannya berikut!

1. Jerman

Di tangan instruktur Joachim Low, Jerman menjadi salah satu negara yang diunggulkan pada Piala Dunia 2018. Low mengawalinya menjadi ajun instruktur Jurgen Klinsmann dan membawa Jerman juara ketiga pada Piala Dunia 2006. Selain itu, prestasi terbaik Low ada ketika tim yang diasuhnya menjuarai Piala Dunia 2014 di Brasil.

Di pertandingan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2018, Mesut Ozil dan kawan-kawan juga selalu memenangkan laga. Meskipun tidak dipenuhi pemain-pemain tersohor di lini depan, kekuatan Die Mannschaft (julukan Jerman) di Piala Dunia 2018 tidak berkurang. Hal ini disebabkan tim Jerman mempunyai banyak generasi gres menyerupai Timo Werner menjadi top scorer dengan tujuh gol pada Piala Konfederasi 2016 dan membawa Jerman menjadi juara.

2. Brasil

Timnas Brasil dijadikan unggulan lantaran berhasil bermain apik di Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Conmebol. Brasil menekuk Leonel Messi dan kawan-kawan dengan tiga gol tanpa balas dikala itu.

Sejak ditangani Tite, performa Brasil terus meningkat. Apalagi, sekarang skuat Brasil diisi oleh pemain di atas rata-rata. Lini depan Brasil, Gabriel Jesus, dapat saja menjadi bahaya negara-negara lainnya. Di sana ia akan didukung Neymar, Coutinho, dan Paulinho dari lini tengah. Tak lupa, Brasil juga mempunyai Roberto Firmino yang telah mentereng bersama Liverpool.

Selain itu, lini belakang peraih timnas yang pernah 5 kali juara Piala Dunia ini juga kokoh lantaran diisi oleh duet Marcelo dan Thiago Silva. Pengalaman, mental juara, dan skuat brilian mengakibatkan kemenangan bukan hal yang tidak mungkin diraih oleh Brasil pada Piala Dunia kali ini.

3. Spanyol

Spanyol sekarang bangun sehabis kekalahannya menjadi 16 besar di Piala Dunia 2014 dan Piala Eropa 2016. Kali ini, pada Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2018, Spanyol tampil apik dengan memenangkan sembilan kali dari 10 pertandingan. Performa Spanyol yang meningkat merupakan tugas dari juru seni administrasi mereka Julen Lopetegui sehabis Euro 2016.

Meskipun sempat diwarnai dengan drama pergantian pelatih, skuat Timnas Spanyol kali ini tak perlu diragukan lagi kualitasnya. Hal tersebut disebabkan instruktur sebelumnya, Lopetegui, menentukan pemain menurut performa bukan nama besar, menyerupai Iago Aspas dan Rodrigo Moreno. Selain itu, Isco Alarcon yang pertanda penampilan terbaiknya bersama Real Madrid juga dipilih menjadi pemain sentra di timnas Spanyol.

4. Prancis

Juara Piala Dunia 1998 dan runner up Piala Eropa 2016, Prancis juga diprediksi akan menjadi juara Piala Dunia 2018. Alasannya, sekarang Prancis dipenuhi gugusan pemain bintang menyerupai Antoine Griezmann, Kylian Mbappe, dan Ousmane Dembele. Tak hanya itu, gelandang termahal di dunia, Paul Pogba juga menambah kekuatan Prancis dalam perhelatan akbar sepak bola di Rusia kali ini.

Di Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2018, tim asuhan Didier Deschamps ini berhasil mengalahkan Swedia dan Belanda. Hal tersebut juga menjadi citra Prancis yang berada di Grup C bersama Peru, Denmark, dan Australia mempunyai peluang besar untuk lolos ke 16 besar.

5. Belgia

Dari kelima negara kandidat juara, Belgia merupakan satu-satunya negara yang belum pernah mengangkat trophy Piala Dunia. Namun, bukan berarti Belgia tak menjadi negara yang diandalkan pada Piala Dunia 2018. Timnas Belgia tengah difavoritkan lantaran dikala ini mempunyai generasi emas menyerupai Hazard dan De Bruyne. Para pemain Belgia telah membuktikan permainan yang baik pada liga-liga besar di Inggris, Spanyol, dan Italia.

Meski sempat cedera, Hazard tetap mengisi posisi gelandang bersama Kevin De Bruyne, Yannick Carrasco, dan Fellaini. Selain itu, gelandang kreatif menyerupai Romelu Lukaku dan Michy Barshuayi juga akan mendukung lini depan timnas Belgia di Piala Dunia 2018.

Lini pertahanan Belgia pun mempunyai kualitas yang kokoh. Vincent Kompany akan memimpin lini pertahanan bersama Toby Alderweireld dan Jan Vertonghen, keduanya merupakan andalan di Tottenham Hotspurs. Lalu ada pula Thiabaut Courtois, penjaga gawang yang memperkokoh barisan pertahanan Belgia. Seimbang di segala lini, bukan hal yang tidak mungkin Belgia memperlihatkan kejutan di Piala Dunia 2018.

Itulah 5 negara andalan dan diunggulkan menjadi juara di Piala Dunia 2018. Kelima negara tersebut akan bersaing memperebutkan piala bergengsi gelaran sepak bola terbesar di dunia. Untuk menontonnya, Anda dapat melihat jadwal pertandingan mereka di Traveloka. Jangan hingga terlewatkan performa pemain bintang favorit Anda di Piala Dunia 2018!



Tonton juga video: '5 Gol Terbaik Matchday I Piala Dunia 2018'



Tuesday, June 19, 2018

Spanyol Waspadai Bola Mati Iran

Piala Dunia 2018

Spanyol Waspadai Bola Mati Iran

Spanyol akan bertemu Iran pada adu lanjutan Grup B Piala Dunia 2018. Tim Matador akan mencoba mengantisipasi contoh serangan Iran yang melalui bola mati (set-piece) alasannya ialah dianggap cukup berbahaya.

Abdul Haris Utiarahman - 20DETIK
Rabu, 20 Jun 2018 06:46 WIB

Spanyol Waspadai Bola Mati Iran

Piala Dunia 2018

Spanyol Waspadai Bola Mati Iran

Spanyol akan bertemu Iran pada tabrak lanjutan Grup B Piala Dunia 2018. Tim Matador akan mencoba mengantisipasi referensi serangan Iran yang melalui bola mati (set-piece) alasannya yaitu dianggap cukup berbahaya.

Abdul Haris Utiarahman - 20DETIK
Rabu, 20 Jun 2018 06:46 WIB

Saturday, June 16, 2018

Islandia Dan Panama, Negara Debutan Pada Piala Dunia 2018

Islandia dan Panama, Negara Debutan pada Piala Dunia 2018Sumber: Shutterstock

Jakarta -

Bulan Juni ini merupakan waktu yang dinantikan para pencinta sepak bola alasannya yakni pertandingan empat tahunan terbesar Piala Dunia 2018 akan dilaksanakan. Namun sayangnya, dua negara besar Belanda dan Italia tidak mengikuti perhelatan Piala Dunia edisi kali ini.

Tim oranje gagal terbang ke Rusia kalah saing dengan Swedia ketika babak playofff Grup A meski menang 2-0 melawan Swedia di pertandingan terakhir. Selain itu juara empat kali Piala Dunia, Italia gagal lolos Piala Dunia 2018 sesudah Swedia menahan imbang pada leg kedua di Stadion San Siro. Ini kali pertama semenjak 1958, Italia gagal lolos ke Piala Dunia.

Namun kejutan Piala Dunia 2018 lainnya lahir dari Panama dan Islandia. Berbeda nasib dengan Belanda dan Italia, kedua negara ini menjalani debutnya di Piala Dunia edisi kali ini. Meski debutan, jangan remehkan kedua negara ini. Sejarah mencatat beberapa negara debutan sanggup mencuri perhatian dunia sepakbola. Seperti Portugal pada Piala Dunia 1966 atau Kroasia pada 1998.

Debut Pertama Islandia di Piala Dunia

Hampir lolos pada Piala Dunia 2014, namun sirna alasannya yakni disingkirkan Kroasia pada babak play off, sekarang Islandia berkembang dan siap tampil bersama 32 kontestan Piala Dunia 2018. Dengan populasi penduduk hanya 334.252 jiwa, Islandia merupakan negara terkecil pada gelaran Piala Dunia 2018 kali ini.

Meskipun begitu, Islandia sanggup saja menjadi kuda hitam yang akan menarik jutaan mata pencinta sepak bola di Dunia. Hal ini dibuktikan Islandia pada gelaran Piala Eropa 2016. Berada satu grup dengan Portugal, Austria dan Hungaria, negara es ini lolos sampai perempat final sesudah penampilan spektakulernya mengalahkan Inggris.

Islandia memang telah berkembang lima sampai enam tahun terakhir. Keberhasilan Islandia tak lepas dari campur tangan mantan instruktur dan ajudan instruktur yaitu Lars Lagerback dan Heimir Hallgrimsson yang sekarang menjabat sebagai instruktur Islandia.

Islandia mengunci puncak klasemen Grup I kualifikasi Piala Dunia 2018 melalui dua gol tanpa balas dari Gylfi Sigurdsson dan Johann Gudmundsson ketika melawan Kosovo. Euforia lolosnya tim berjuluk Strakarnir Okkar ini tidak hanya terjadi di stadion Laugardalsvollur. Setelah berkelahi usai, fans Islandia berkumpul di jalan Reykjavik, dengan dipandu para pemain timnas, para penggemar merayakan kemenangan dengan melaksanakan viking chant sepanjang jalan.

Debut Awal Panama di Piala Dunia

Negara debutan di Piala Dunia 2018 yang kedua yakni Panama. Negara ini harus menunggu selama 40 tahun Panama untuk mengikuti Piala Dunia. Dengan mengalahkan Kosta Rika, Panama resmi mengawali debutnya disambut oleh euforia sekitar 26 ribu di Estadio Alfonso Lastras, Panama City.

Tim asuhan Dario Gomez ini sebelumnya harus mengakui kekuatan Amerika Serikat dengan skor telak 0-4 di Orlando. Kekalahan tersebut sempat menipiskan peluang Panama berlaga di Piala Dunia 2018. Satu-satunya pilihan untuk lolos Panama harus mengalahkan Kosta Rika. Namun hasilnya gol kedua kapten mereka Ramon Torres pada menit ke-88 menjadi penenntu resminya Panama lolos kualifikasi Piala Dunia.

Tiket emas ke Rusia yakni buah kesabaran dan kerja keras mereka. Untuk merayakan kemenangan Panama, Rakyat Panama turun ke jalan dan karam dalam euforia yang diluapkan dengan menari, bernyanyi sampai menangis haru ketika para pahlawannya diarak dengan kendaraan beroda empat pemadam kebakaran. Tak hanya itu, Presiden Panama, Juan Carlos Valera juga menimbulkan momen kelolosan Panama ke Piala Dunia 2018 ini sebagai hari libur nasional di sana.

Itu beliau proses masuknya Islandia dan Panama sebagai dua negara gres di Piala Dunia 2018. Untuk menyaksikan pertandingan dua negara debutan Piala Dunia di Rusia tersebut, kau sanggup cek aktivitas pertandingan Piala Dunia 2018 di Traveloka. Jadi, negara mana yang jadi andalan kau di Piala Dunia tahun ini?



Islandia Dan Panama, Negara Debutan Pada Piala Dunia 2018

Islandia dan Panama, Negara Debutan pada Piala Dunia 2018Sumber: Shutterstock

Jakarta -

Bulan Juni ini merupakan waktu yang dinantikan para pencinta sepak bola alasannya yaitu pertandingan empat tahunan terbesar Piala Dunia 2018 akan dilaksanakan. Namun sayangnya, dua negara besar Belanda dan Italia tidak mengikuti perhelatan Piala Dunia edisi kali ini.

Tim oranje gagal terbang ke Rusia kalah saing dengan Swedia dikala babak playofff Grup A meski menang 2-0 melawan Swedia di pertandingan terakhir. Selain itu juara empat kali Piala Dunia, Italia gagal lolos Piala Dunia 2018 sehabis Swedia menahan imbang pada leg kedua di Stadion San Siro. Ini kali pertama semenjak 1958, Italia gagal lolos ke Piala Dunia.

Namun kejutan Piala Dunia 2018 lainnya lahir dari Panama dan Islandia. Berbeda nasib dengan Belanda dan Italia, kedua negara ini menjalani debutnya di Piala Dunia edisi kali ini. Meski debutan, jangan remehkan kedua negara ini. Sejarah mencatat beberapa negara debutan sanggup mencuri perhatian dunia sepakbola. Seperti Portugal pada Piala Dunia 1966 atau Kroasia pada 1998.

Debut Pertama Islandia di Piala Dunia

Hampir lolos pada Piala Dunia 2014, namun sirna alasannya yaitu disingkirkan Kroasia pada babak play off, sekarang Islandia berkembang dan siap tampil bersama 32 kontestan Piala Dunia 2018. Dengan populasi penduduk hanya 334.252 jiwa, Islandia merupakan negara terkecil pada gelaran Piala Dunia 2018 kali ini.

Meskipun begitu, Islandia sanggup saja menjadi kuda hitam yang akan menarik jutaan mata pencinta sepak bola di Dunia. Hal ini dibuktikan Islandia pada gelaran Piala Eropa 2016. Berada satu grup dengan Portugal, Austria dan Hungaria, negara es ini lolos sampai perempat final sehabis penampilan spektakulernya mengalahkan Inggris.

Islandia memang telah berkembang lima sampai enam tahun terakhir. Keberhasilan Islandia tak lepas dari campur tangan mantan instruktur dan ajun instruktur yaitu Lars Lagerback dan Heimir Hallgrimsson yang sekarang menjabat sebagai instruktur Islandia.

Islandia mengunci puncak klasemen Grup I kualifikasi Piala Dunia 2018 melalui dua gol tanpa balas dari Gylfi Sigurdsson dan Johann Gudmundsson dikala melawan Kosovo. Euforia lolosnya tim berjuluk Strakarnir Okkar ini tidak hanya terjadi di stadion Laugardalsvollur. Setelah tubruk usai, fans Islandia berkumpul di jalan Reykjavik, dengan dipandu para pemain timnas, para penggemar merayakan kemenangan dengan melaksanakan viking chant sepanjang jalan.

Debut Awal Panama di Piala Dunia

Negara debutan di Piala Dunia 2018 yang kedua yaitu Panama. Negara ini harus menunggu selama 40 tahun Panama untuk mengikuti Piala Dunia. Dengan mengalahkan Kosta Rika, Panama resmi mengawali debutnya disambut oleh euforia sekitar 26 ribu di Estadio Alfonso Lastras, Panama City.

Tim asuhan Dario Gomez ini sebelumnya harus mengakui kekuatan Amerika Serikat dengan skor telak 0-4 di Orlando. Kekalahan tersebut sempat menipiskan peluang Panama berlaga di Piala Dunia 2018. Satu-satunya pilihan untuk lolos Panama harus mengalahkan Kosta Rika. Namun balasannya gol kedua kapten mereka Ramon Torres pada menit ke-88 menjadi penenntu resminya Panama lolos kualifikasi Piala Dunia.

Tiket emas ke Rusia yaitu buah kesabaran dan kerja keras mereka. Untuk merayakan kemenangan Panama, Rakyat Panama turun ke jalan dan karam dalam euforia yang diluapkan dengan menari, bernyanyi sampai menangis haru ketika para pahlawannya diarak dengan kendaraan beroda empat pemadam kebakaran. Tak hanya itu, Presiden Panama, Juan Carlos Valera juga menimbulkan momen kelolosan Panama ke Piala Dunia 2018 ini sebagai hari libur nasional di sana.

Itu beliau proses masuknya Islandia dan Panama sebagai dua negara gres di Piala Dunia 2018. Untuk menyaksikan pertandingan dua negara debutan Piala Dunia di Rusia tersebut, kau sanggup cek kegiatan pertandingan Piala Dunia 2018 di Traveloka. Jadi, negara mana yang jadi andalan kau di Piala Dunia tahun ini?



Friday, June 15, 2018

Kenalan Dengan Zabivaka, Maskot Piala Dunia 2018 Dari Rusia

Kenalan dengan Zabivaka, Maskot Piala Dunia 2018 dari RusiaSumber: Shutterstock

Jakarta -

Keberadaan maskot dalam ajang Piala Dunia tak sanggup dipandang remeh. Maskot mempunyai tugas penting dalam mengatakan sisi lain dari gelaran pesta sepak bola yang kompetitif. Dengan pembiasaan bentuk dari binatang, buah, manusia, serta bentuk lainnya, maskot berhasil menunjukkan sisi fun dan mengibur dari perhelatan akbar ini.

Diselenggarakan setiap empat tahun sekali, Piala Dunia selalu mempunyai maskot yang berbeda pada setiap penyelenggaraannya. Pemilihan maskot diubahsuaikan dengan ciri khas dari negara tuan rumah. Pada Piala Dunia 2018, Rusia sebagai tuan rumah mengakibatkan huruf serigala dengan nama Zabivaka sebagai maskot resmi.

Perjalanan Zabivaka Sebelum Resmi Terpilih

Perjalanan Zabivaka untuk terpilih sebagai maskot Piala Dunia 2018 cukup panjang. Pertama, pihak panitia mengadakan survei secara online pada anak-anak. Mereka diminta untuk menentukan satu hewan yang paling favorit. Dari hasil survei, didapatkan tiga hewan dengan bunyi terbanyak, yaitu serigala, harimau, dan kucing.

Selanjutnya, panitia membuka kesempatan bagi para mahasiswa untuk mengirimkan ide desain untuk maskot dari tiga hewan terpilih. Dalam pemungutan bunyi yang melibatkan lebih dari 1 juta orang, Zabivaka terpilih sesudah berhasil unggul dengan 53% suara, mengalahkan harimau dan kucing. Hasil desain dari Ekaterina Bocharova ini pun resmi terpilih sebagai maskot Piala Dunia 2018.

Karakter Zabivaka

Sebagai maskot, Zabivaka mempunyai sejumlah karakteristik yang membuatnya lebih gampang dikenal. Zabivaka digambarkan sebagai pemain muda yang energik, penuh percaya diri, dan selalu menjadi pemain kunci ketika tim mencetak gol.

Selain berjiwa kompetitif, huruf Zabivanka juga digambarkan mempunyai sisi humoris dan menghibur. Satu ciri khasnya yang paling terlihat yaitu ia selalu mengenakan kacamata keren ketika bertanding sebab percaya bahwa kacamatanya membawa keberuntungan.

Filosofi Zabivaka

Zabivaka mempunyai arti nama "pencetak gol". Dalam biogrofi resmi di laman FIFA, Zabivaka digambarkan sebagai penjelmaan sosok memesona dan disimbolkan ke dalam serigala muda yang sedari kecil bercita-cita menjadi pemain profesional. Dengan teknik yang mumpuni, Zabivanka selalu berkontribusi untuk kemenangan tim.

Selain itu, kacamata pada Zabivaka juga mempunyai filosofi tersendiri. Kacamata tersebut melambangkan nilai tambah yang berkaitan dengan akurasi ketika sedang berlaga di lapangan. Akurasi yang terdapat dalam kacamata Zabivaka juga dibutuhkan sanggup ditampilkan pemain yang berlaga di Piala Dunia 2018 sehingga mengakibatkan pertandingan menjadi lebih menarik dan kompetitif.

Tugas Utama Maskot Terpilih

Setelah terpilih, maskot resmi akan dijadikan materi sebagai alat sosialisasi penyelenggaraan Piala Dunia. Selanjutnya, maskot terpilih ini akan dipakai sebagai materi promosi Piala Dunia oleh FIFA dan tersebar ke seluruh dunia dalam bentuk merchandise.

Salah satu materi promosi yang paling diingat yang dilakukan oleh Naranjito, maskot Piala Dunia 1982. Naranjito yang berbentuk buah jeruk ini dianggap sebagai salah satu maskot paling terkenal sepanjang masa. Bahkan, ia merupakan satu-satunya maskot yang mempunyai program kartun sendiri sampai 20 episode.

Maskot Lain Sebelum Zabivanka

Selain menghibur dan unik, sejumlah maskot terpilih FIFA juga mempunyai pesan khusus di dalamnya. Hal itu juga berlaku pada maskot Piala Dunia sebelum Zabivanka menyerupai Tip and Tap, maskot Piala Dunia 1974 di Jerman yang disimbolkan dengan dua anak muda saling merangkul dan dianggap sebagai penggambaran Jerman Timur dan Barat. Tip and Tap mencoba mengirim pesan bahwa keduanya tetap bersatu dan hangat.

Ada pula maskot Fuleco pada gelaran Piala Dunia 2014 di Brazil yang disimbolkan dengan hewan endemik di Brazil tatu-bolaatau three-banded armadillo. Dalam 10 tahun terakhir, tatu-bola mengalami penurunan populasi sampai 30% yang membuatnya masuk ke dalam kategori hewan terancam punah. Dengan menentukan Fuleco sebagai maskot Piala Dunia 2014, Brazil berharap biar keberadaan tatu-bola tetap dijaga dengan baik.

Itu ia fakta unik seputar Zabivanka, maskot Piala Dunia 2018 di Rusia yang sanggup kau ketahui. Selain sebagai simbol, maskot juga mempunyai pesan dan filosofi tersendiri di dalamnya. Filosofi yang ada juga tak jarang mengandung pengharapan pada pagelaran akbar Piala Dunia. Agar tidak melewatkan momen terbaiknya, kau sanggup memantau jadwal pertandingan Piala Dunia 2018 di Traveloka. Selamat menonton Piala Dunia!



Kenalan Dengan Zabivaka, Maskot Piala Dunia 2018 Dari Rusia

Kenalan dengan Zabivaka, Maskot Piala Dunia 2018 dari RusiaSumber: Shutterstock

Jakarta -

Keberadaan maskot dalam ajang Piala Dunia tak sanggup dipandang remeh. Maskot mempunyai tugas penting dalam mengatakan sisi lain dari gelaran pesta sepak bola yang kompetitif. Dengan pembiasaan bentuk dari binatang, buah, manusia, serta bentuk lainnya, maskot berhasil menunjukkan sisi fun dan mengibur dari perhelatan akbar ini.

Diselenggarakan setiap empat tahun sekali, Piala Dunia selalu mempunyai maskot yang berbeda pada setiap penyelenggaraannya. Pemilihan maskot diubahsuaikan dengan ciri khas dari negara tuan rumah. Pada Piala Dunia 2018, Rusia sebagai tuan rumah menyebabkan abjad serigala dengan nama Zabivaka sebagai maskot resmi.

Perjalanan Zabivaka Sebelum Resmi Terpilih

Perjalanan Zabivaka untuk terpilih sebagai maskot Piala Dunia 2018 cukup panjang. Pertama, pihak panitia mengadakan survei secara online pada anak-anak. Mereka diminta untuk menentukan satu hewan yang paling favorit. Dari hasil survei, didapatkan tiga hewan dengan bunyi terbanyak, yaitu serigala, harimau, dan kucing.

Selanjutnya, panitia membuka kesempatan bagi para mahasiswa untuk mengirimkan ide desain untuk maskot dari tiga hewan terpilih. Dalam pemungutan bunyi yang melibatkan lebih dari 1 juta orang, Zabivaka terpilih sesudah berhasil unggul dengan 53% suara, mengalahkan harimau dan kucing. Hasil desain dari Ekaterina Bocharova ini pun resmi terpilih sebagai maskot Piala Dunia 2018.

Karakter Zabivaka

Sebagai maskot, Zabivaka mempunyai sejumlah karakteristik yang membuatnya lebih gampang dikenal. Zabivaka digambarkan sebagai pemain muda yang energik, penuh percaya diri, dan selalu menjadi pemain kunci dikala tim mencetak gol.

Selain berjiwa kompetitif, abjad Zabivanka juga digambarkan mempunyai sisi humoris dan menghibur. Satu ciri khasnya yang paling terlihat ialah ia selalu mengenakan kacamata keren dikala bertanding sebab percaya bahwa kacamatanya membawa keberuntungan.

Filosofi Zabivaka

Zabivaka mempunyai arti nama "pencetak gol". Dalam biogrofi resmi di laman FIFA, Zabivaka digambarkan sebagai penjelmaan sosok memesona dan disimbolkan ke dalam serigala muda yang sedari kecil bercita-cita menjadi pemain profesional. Dengan teknik yang mumpuni, Zabivanka selalu berkontribusi untuk kemenangan tim.

Selain itu, kacamata pada Zabivaka juga mempunyai filosofi tersendiri. Kacamata tersebut melambangkan nilai tambah yang berkaitan dengan akurasi ketika sedang berlaga di lapangan. Akurasi yang terdapat dalam kacamata Zabivaka juga diperlukan sanggup ditampilkan pemain yang berlaga di Piala Dunia 2018 sehingga menyebabkan pertandingan menjadi lebih menarik dan kompetitif.

Tugas Utama Maskot Terpilih

Setelah terpilih, maskot resmi akan dijadikan materi sebagai alat sosialisasi penyelenggaraan Piala Dunia. Selanjutnya, maskot terpilih ini akan dipakai sebagai materi promosi Piala Dunia oleh FIFA dan tersebar ke seluruh dunia dalam bentuk merchandise.

Salah satu materi promosi yang paling diingat yang dilakukan oleh Naranjito, maskot Piala Dunia 1982. Naranjito yang berbentuk buah jeruk ini dianggap sebagai salah satu maskot paling terkenal sepanjang masa. Bahkan, ia merupakan satu-satunya maskot yang mempunyai program kartun sendiri sampai 20 episode.

Maskot Lain Sebelum Zabivanka

Selain menghibur dan unik, sejumlah maskot terpilih FIFA juga mempunyai pesan khusus di dalamnya. Hal itu juga berlaku pada maskot Piala Dunia sebelum Zabivanka menyerupai Tip and Tap, maskot Piala Dunia 1974 di Jerman yang disimbolkan dengan dua anak muda saling merangkul dan dianggap sebagai penggambaran Jerman Timur dan Barat. Tip and Tap mencoba mengirim pesan bahwa keduanya tetap bersatu dan hangat.

Ada pula maskot Fuleco pada gelaran Piala Dunia 2014 di Brazil yang disimbolkan dengan hewan endemik di Brazil tatu-bolaatau three-banded armadillo. Dalam 10 tahun terakhir, tatu-bola mengalami penurunan populasi sampai 30% yang membuatnya masuk ke dalam kategori hewan terancam punah. Dengan menentukan Fuleco sebagai maskot Piala Dunia 2014, Brazil berharap semoga keberadaan tatu-bola tetap dijaga dengan baik.

Itu beliau fakta unik seputar Zabivanka, maskot Piala Dunia 2018 di Rusia yang sanggup kau ketahui. Selain sebagai simbol, maskot juga mempunyai pesan dan filosofi tersendiri di dalamnya. Filosofi yang ada juga tak jarang mengandung pengharapan pada pagelaran akbar Piala Dunia. Agar tidak melewatkan momen terbaiknya, kau sanggup memantau jadwal pertandingan Piala Dunia 2018 di Traveloka. Selamat menonton Piala Dunia!



Thursday, June 14, 2018

Ada Fan Id Untuk Screening Suporter Rusuh

Piala Dunia 2018

Ada Fan ID untuk Screening Suporter Rusuh

Piala Dunia tahun ini mewajibkan penonton yang hendak menonton pribadi di stadion untuk mempunyai FAN ID. FAN ID sanggup didapatkan sesudah seseorang mempunyai tiket pertandingan.

Gagah Wijoseno/Reuters - 20DETIK
Kamis, 14 Jun 2018 20:54 WIB

Ada Fan Id Untuk Screening Suporter Rusuh

Piala Dunia 2018

Ada Fan ID untuk Screening Suporter Rusuh

Piala Dunia tahun ini mewajibkan penonton yang hendak menonton eksklusif di stadion untuk mempunyai FAN ID. FAN ID sanggup didapatkan sesudah seseorang mempunyai tiket pertandingan.

Gagah Wijoseno/Reuters - 20DETIK
Kamis, 14 Jun 2018 20:54 WIB

Tuesday, June 12, 2018

4 Wangsit Nonton Piala Dunia 2018 Seru Bersama Keluarga

4 Ide Nonton Piala Dunia 2018 Seru Bersama KeluargaFoto: Shutterstock

Jakarta -

Musim Piala Dunia 2018 telah tiba. Kali ini Rusia berkesempatan menjadi tuan rumah gelaran pesta sepakbola terbesar di dunia tersebut. Di balik euforianya, Piala Dunia juga bisa menjadi salah satu hal yang semakin mendekatkan keluarga.

Jika sebelumnya setiap anggota keluarga sibuk dengan urusan masing-masing, momen ini bisa menjadi kesempatan untuk berkumpul kembali dengan menonton pertandingan Piala Dunia 2018 bersama. Agar kebersamaan terasa lebih hangat dan dekat, lakukan 4 hal ini ketika berencana menonton siaran Piala Dunia bersama keluarga.

1. Request Masakan Ibu yang Makara Favorit Semua

Di luar fakta bahwa selera masakan setiap orang bisa berbeda, kemungkinan besar masih ada satu masakan ibu yang menjadi favorit bersama. Masakan ini bisa beragam, tapi untuk hidangan yang akan menemani momen nonton bersama sebaiknya pilih masakan ringan, contohnya saja pisang goreng atau kudapan manis kering andalan ibu.

Selagi ibu menyiapkan camilan, penghuni rumah lainnya bisa membersihkan rumah atau menyiapkan ruang keluarga untuk kegiatan menonton nanti. Membantu ibu pribadi memasak di dapur juga bisa menjadi pilihan bagus. Konon, memasak bersama bisa menumbuhkan kedekatan emosional yang lebih alasannya yaitu interaksi yang dilakukan selama memasak.

2. Undang Sahabat Lama untuk Nonton di Rumah

Selalu ada satu atau dua orang teman yang dulu sering sekali berkunjung dan dianggap sebagai bab dari keluarga sendiri. Namun seiring berjalannya waktu, teman usang ini mulai jarang berkunjung alasannya yaitu punya banyak urusan pribadi. Di momen ini, kau bisa kembali menghubungi dan mengundang mereka tiba ke rumah untuk kegiatan nonton bersama.

Mengundang teman usang untuk menonton bersama dirasa sangat sempurna alasannya yaitu akan kembali menghangatkan dan menambah keseruan ketika nonton bersama di rumah. Terlebih, jikalau teman usang telah erat dengan anggota keluarga lainnya. Acara nonton bersama ini pun bisa menjadi ajang reuni yang mengesankan.

3. Menonton Bersama di Hotel

Merencanakan nonton bersama di rumah berarti harus siap juga untuk bersih-bersih setelahnya. Namun jikalau kau terlalu sibuk ataupun enggan melakukannya, kau bisa menonton pertandingan Piala Dunia 2018 bersama keluarga di luar rumah, menyerupai kafe dan hotel.

Nonton bersama Piala Dunia di hotel punya banyak kelebihan, menyerupai keseruan penonton yang berkumpul jauh lebih banyak sehingga euforia pertandingan akan lebih terasa. Selain itu, kau juga tidak perlu repot untuk membersihkan ruangan sehabis siaran pertandingan selesai.

Mendukung gelaran Piala Dunia 2018, Traveloka menggandeng hotel-hotel terbaik di banyak sekali kota besar seluruh Indonesia untuk mewadahi pengunjung yang ingin menonton pertandingan bersama dengan kegiatan Layar Bola. Kamu bisa tiba bersama keluarga ke hotel favorit serta mengajak sahabat-sahabat terdekat untuk lebih memeriahkan kegiatan menonton bersama perhelatan akbar Piala Dunia.

4. Mengadakan Challenge Seru Saat Mendukung Tim Berbeda

Kamu tak harus berselisih ketika mempunyai hero berbeda dalam ajang Piala Dunia. Sebaliknya, adanya perbedaan hero ini justru bisa menambah seru momen ketika nonton sepakbola bersama. Kamu bisa mengadakan tantangan seru menyerupai berlomba mengenakan kostum atau mengenakan merchandise terbaik ketika dua tim andalan masing-masing bertanding.

Selain itu, kau bisa mengadakan taruhan dengan syarat menghukum pendukung dari tim yang kalah untuk membersihkan ruangan sehabis pertandingan berakhir atau mentraktir masakan dan minuman pada nonton bersama selanjutnya. Dengan mengadakan tantangan, menonton pertandingan bersama tentunya akan terasa lebih seru.

Itulah beberapa ilham nonton piala dunia bersama yang seru dan menyenangkan ketika dilakukan dengan keluarga. Nonton bersama bisa mengakrabkan kembali relasi bersama keluarga, apalagi momen kick off Piala Dunia 2018 diadakan ketika momen libur Lebaran. Mengisi waktu libur dengan menonton Piala Dunia bareng tentu akan menambah keseruan bersama keluarga, bukan?



4 Inspirasi Nonton Piala Dunia 2018 Seru Bersama Keluarga

4 Ide Nonton Piala Dunia 2018 Seru Bersama KeluargaFoto: Shutterstock

Jakarta -

Musim Piala Dunia 2018 telah tiba. Kali ini Rusia berkesempatan menjadi tuan rumah gelaran pesta sepakbola terbesar di dunia tersebut. Di balik euforianya, Piala Dunia juga bisa menjadi salah satu hal yang semakin mendekatkan keluarga.

Jika sebelumnya setiap anggota keluarga sibuk dengan urusan masing-masing, momen ini bisa menjadi kesempatan untuk berkumpul kembali dengan menonton pertandingan Piala Dunia 2018 bersama. Agar kebersamaan terasa lebih hangat dan dekat, lakukan 4 hal ini ketika berencana menonton siaran Piala Dunia bersama keluarga.

1. Request Masakan Ibu yang Makara Favorit Semua

Di luar fakta bahwa selera masakan setiap orang bisa berbeda, kemungkinan besar masih ada satu masakan ibu yang menjadi favorit bersama. Masakan ini bisa beragam, tapi untuk hidangan yang akan menemani momen nonton bersama sebaiknya pilih makanan ringan, contohnya saja pisang goreng atau kudapan manis kering andalan ibu.

Selagi ibu menyiapkan camilan, penghuni rumah lainnya bisa membersihkan rumah atau menyiapkan ruang keluarga untuk kegiatan menonton nanti. Membantu ibu pribadi memasak di dapur juga bisa menjadi pilihan bagus. Konon, memasak bersama bisa menumbuhkan kedekatan emosional yang lebih alasannya ialah interaksi yang dilakukan selama memasak.

2. Undang Sahabat Lama untuk Nonton di Rumah

Selalu ada satu atau dua orang teman yang dulu sering sekali berkunjung dan dianggap sebagai bab dari keluarga sendiri. Namun seiring berjalannya waktu, teman usang ini mulai jarang berkunjung alasannya ialah punya banyak urusan pribadi. Di momen ini, kau bisa kembali menghubungi dan mengundang mereka tiba ke rumah untuk kegiatan nonton bersama.

Mengundang teman usang untuk menonton bersama dirasa sangat sempurna alasannya ialah akan kembali menghangatkan dan menambah keseruan ketika nonton bersama di rumah. Terlebih, kalau teman usang telah bersahabat dengan anggota keluarga lainnya. Acara nonton bersama ini pun bisa menjadi ajang reuni yang mengesankan.

3. Menonton Bersama di Hotel

Merencanakan nonton bersama di rumah berarti harus siap juga untuk bersih-bersih setelahnya. Namun kalau kau terlalu sibuk ataupun enggan melakukannya, kau bisa menonton pertandingan Piala Dunia 2018 bersama keluarga di luar rumah, menyerupai kafe dan hotel.

Nonton bersama Piala Dunia di hotel punya banyak kelebihan, menyerupai keseruan penonton yang berkumpul jauh lebih banyak sehingga euforia pertandingan akan lebih terasa. Selain itu, kau juga tidak perlu repot untuk membersihkan ruangan sehabis siaran pertandingan selesai.

Mendukung gelaran Piala Dunia 2018, Traveloka menggandeng hotel-hotel terbaik di aneka macam kota besar seluruh Indonesia untuk mewadahi pengunjung yang ingin menonton pertandingan bersama dengan kegiatan Layar Bola. Kamu bisa tiba bersama keluarga ke hotel favorit serta mengajak sahabat-sahabat terdekat untuk lebih memeriahkan kegiatan menonton bersama perhelatan akbar Piala Dunia.

4. Mengadakan Challenge Seru Saat Mendukung Tim Berbeda

Kamu tak harus berselisih ketika mempunyai satria berbeda dalam ajang Piala Dunia. Sebaliknya, adanya perbedaan satria ini justru bisa menambah seru momen ketika nonton sepakbola bersama. Kamu bisa mengadakan tantangan seru menyerupai berlomba mengenakan kostum atau mengenakan merchandise terbaik ketika dua tim andalan masing-masing bertanding.

Selain itu, kau bisa mengadakan taruhan dengan syarat menghukum pendukung dari tim yang kalah untuk membersihkan ruangan sehabis pertandingan berakhir atau mentraktir makanan dan minuman pada nonton bersama selanjutnya. Dengan mengadakan tantangan, menonton pertandingan bersama tentunya akan terasa lebih seru.

Itulah beberapa wangsit nonton piala dunia bersama yang seru dan menyenangkan ketika dilakukan dengan keluarga. Nonton bersama bisa mengakrabkan kembali korelasi bersama keluarga, apalagi momen kick off Piala Dunia 2018 diadakan ketika momen libur Lebaran. Mengisi waktu libur dengan menonton Piala Dunia bareng tentu akan menambah keseruan bersama keluarga, bukan?



Saturday, June 9, 2018

Ini 5 Fakta Menarik Perihal Piala Dunia 2018

Ini 5 Fakta Menarik Tentang Piala Dunia 2018Foto: Shutterstock

Jakarta -

Tinggal menghitung hari, kick off pertama Piala Dunia 2018 akan segera berlangsung. Perhelatan akbar yang telah diselenggarakan sebanyak 20 kali dalam sejarah ini akan digelar kembali pada 14 Juni - 15 Juli mendatang di Rusia. Dipastikan ada 32 negara yang sudah siap bertarung untuk memperebutkan trofi bergengsi, Jules Rimet, tahun ini.

Di samping itu, tersimpan banyak fakta menarik seiring berjalannya kemeriahan menyambut pertandingan yang dilakukan 4 tahun sekali ini. Bagi para pencinta sepak bola, 5 fakta menarik Piala Dunia 2018 berikut perlu kau ketahui untuk menambah wawasan dikala menontonnya.

1. Rusia Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia

Rusia berhasil menjadi tuan rumah Piala Dunia untuk pertama kalinya sekaligus menjadi satu-satunya negara di Eropa Timur yang menyelenggarakan Piala Dunia. Rusia terpilih usai memenangkan voting dari Inggris, Portugal - Spanyol, serta Belanda - Belgia yang turut mengajukan pencalonan sebagai penyelenggara Piala Dunia 2018.

2. Dua Timnas Pendatang Baru di Piala Dunia 2018

Pertama kali pula dalam sejarah, Timnas Islandia dan Panama sukses masuk ajang Piala Dunia 2018. Menariknya, Islandia juga menjadi negara dengan populasi terkecil yang bisa debut di Piala Dunia. Tim kuda hitam Eropa ini lolos sesudah mengalahkan Kosovo dalam pertandingan kualifikasi Grup I.

Sementara itu, Panama berhasil masuk Piala Dunia 2018 usai berhasil menempati peringkat ketiga kualifikasi zona CONCACAF (Amerika Utara, Tengah, dan Karibia). Kemenangan tersebut disambut meriah oleh Presiden Panama, Juan Carlos Va­rela, yang mengakibatkan hari kemenangan Timnas Panama sebagai hari libur nasional dan menetapkan para pemainnya sebagai satria nasional.

3. Absennya Sejumlah Timnas Besar di Piala Dunia 2018

Euforia yang dirasakan Islandia dan Panama, sayangnya tak bisa dirasakan kembali oleh beberapa negara unggulan yang gagal tampil di Rusia. Dari zona Eropa, timnas Italia, Belanda, dan Wales harus mengubur impiannya untuk merumput di Piala Dunia 2018.

Nasib tak mujur juga dialami timnas Chile dari zona Amerika Latin atau CONMEBOL dan Amerika Serikat dari zona CONCACAF. Dua timnas tersebut gagal lolos dalam seleksi Piala Dunia 2018 dan harus menunggu empat tahun ke depan untuk sanggup tampil di ajang bergensi dunia ini.

4. Bola yang Digunakan Lebih Modern

Sesuai tradisi, Piala Dunia selalu memakai bola khusus dengan desain dan teknologi terkini. Untuk Piala Dunia 2018, bola resmi yang akan digunakan ialah Adidas Telstar 18. Bola versi modifikasi Adidas Telstar yang digunakan pada Piala Dunia 1970 ini dikemas lebih modern dengan motif gradasi abu-abu.

Tak tanggung-tanggung, Telstar 18 juga dibekali pembaruan teknologi terkini dengan disematkan semacam chip NFC (Near Field Communication) pada penggalan dalam bola. Dengan keunggulan tersebut, Telstar 18 memperlihatkan pengalaman seru kepada para penonton untuk mencicipi sensasi bola di lapangan melalui smartphone.

5. Indonesia ikut andil dalam Piala Dunia 2018

Meskipun Timnas Indonesia tak ikut berlaga dalam Piala Dunia 2018, bukan berarti Indonesia tidak turut serta dalam merayakan perhelatan akbar ini. Salah satu perusahaan online travel agent (OTA) di Indonesia, Traveloka, menjadi sponsor resmi Piala Dunia 2018 bekerja sama dengan Futbal Momentum Asia (FMA).

Sejumlah aktivitas menarik pun telah disiapkan untuk pencinta bola. Mulai dari menyediakan kebutuhan perjalanan ke Rusia, sampai mengadakan nonton piala dunia bersama di banyak sekali kawan hotel Traveloka seluruh Indonesia. Bahkan, Traveloka menyediakan merchandise resmi serta memberangkatkan tiga pemenang Undian Pesta Poin Traveloka untuk terbang ke Rusia dan menonton pribadi Piala Dunia FIFA 2018.

Itulah 5 fakta menarik yang perlu kau ketahui seputar Piala Dunia 2018. Keseruan Piala Dunia akan lebih asyik jikalau kau nikmati dengan menonton pertandingan tim favorit bersama teman-teman dan keluarga di beberapa hotel yang menyediakan Layar Bola Traveloka. Selamat menonton bersama!



Ini 5 Fakta Menarik Wacana Piala Dunia 2018

Ini 5 Fakta Menarik Tentang Piala Dunia 2018Foto: Shutterstock

Jakarta -

Tinggal menghitung hari, kick off pertama Piala Dunia 2018 akan segera berlangsung. Perhelatan akbar yang telah diselenggarakan sebanyak 20 kali dalam sejarah ini akan digelar kembali pada 14 Juni - 15 Juli mendatang di Rusia. Dipastikan ada 32 negara yang sudah siap bertarung untuk memperebutkan trofi bergengsi, Jules Rimet, tahun ini.

Di samping itu, tersimpan banyak fakta menarik seiring berjalannya kemeriahan menyambut pertandingan yang dilakukan 4 tahun sekali ini. Bagi para pencinta sepak bola, 5 fakta menarik Piala Dunia 2018 berikut perlu kau ketahui untuk menambah wawasan ketika menontonnya.

1. Rusia Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia

Rusia berhasil menjadi tuan rumah Piala Dunia untuk pertama kalinya sekaligus menjadi satu-satunya negara di Eropa Timur yang menyelenggarakan Piala Dunia. Rusia terpilih usai memenangkan voting dari Inggris, Portugal - Spanyol, serta Belanda - Belgia yang turut mengajukan pencalonan sebagai penyelenggara Piala Dunia 2018.

2. Dua Timnas Pendatang Baru di Piala Dunia 2018

Pertama kali pula dalam sejarah, Timnas Islandia dan Panama sukses masuk ajang Piala Dunia 2018. Menariknya, Islandia juga menjadi negara dengan populasi terkecil yang bisa debut di Piala Dunia. Tim kuda hitam Eropa ini lolos sehabis mengalahkan Kosovo dalam pertandingan kualifikasi Grup I.

Sementara itu, Panama berhasil masuk Piala Dunia 2018 usai berhasil menempati peringkat ketiga kualifikasi zona CONCACAF (Amerika Utara, Tengah, dan Karibia). Kemenangan tersebut disambut meriah oleh Presiden Panama, Juan Carlos Va­rela, yang mengakibatkan hari kemenangan Timnas Panama sebagai hari libur nasional dan menetapkan para pemainnya sebagai hero nasional.

3. Absennya Sejumlah Timnas Besar di Piala Dunia 2018

Euforia yang dirasakan Islandia dan Panama, sayangnya tak bisa dirasakan kembali oleh beberapa negara unggulan yang gagal tampil di Rusia. Dari zona Eropa, timnas Italia, Belanda, dan Wales harus mengubur impiannya untuk merumput di Piala Dunia 2018.

Nasib tak mujur juga dialami timnas Chile dari zona Amerika Latin atau CONMEBOL dan Amerika Serikat dari zona CONCACAF. Dua timnas tersebut gagal lolos dalam seleksi Piala Dunia 2018 dan harus menunggu empat tahun ke depan untuk sanggup tampil di ajang bergensi dunia ini.

4. Bola yang Digunakan Lebih Modern

Sesuai tradisi, Piala Dunia selalu memakai bola khusus dengan desain dan teknologi terkini. Untuk Piala Dunia 2018, bola resmi yang akan digunakan yaitu Adidas Telstar 18. Bola versi modifikasi Adidas Telstar yang digunakan pada Piala Dunia 1970 ini dikemas lebih modern dengan motif gradasi abu-abu.

Tak tanggung-tanggung, Telstar 18 juga dibekali pembaruan teknologi terkini dengan disematkan semacam chip NFC (Near Field Communication) pada bab dalam bola. Dengan keunggulan tersebut, Telstar 18 memperlihatkan pengalaman seru kepada para penonton untuk mencicipi sensasi bola di lapangan melalui smartphone.

5. Indonesia ikut andil dalam Piala Dunia 2018

Meskipun Timnas Indonesia tak ikut berlaga dalam Piala Dunia 2018, bukan berarti Indonesia tidak turut serta dalam merayakan perhelatan akbar ini. Salah satu perusahaan online travel agent (OTA) di Indonesia, Traveloka, menjadi sponsor resmi Piala Dunia 2018 bekerja sama dengan Futbal Momentum Asia (FMA).

Sejumlah aktivitas menarik pun telah disiapkan untuk pencinta bola. Mulai dari menyediakan kebutuhan perjalanan ke Rusia, sampai mengadakan nonton piala dunia bersama di banyak sekali kawan hotel Traveloka seluruh Indonesia. Bahkan, Traveloka menyediakan merchandise resmi serta memberangkatkan tiga pemenang Undian Pesta Poin Traveloka untuk terbang ke Rusia dan menonton pribadi Piala Dunia FIFA 2018.

Itulah 5 fakta menarik yang perlu kau ketahui seputar Piala Dunia 2018. Keseruan Piala Dunia akan lebih asyik kalau kau nikmati dengan menonton pertandingan tim favorit bersama teman-teman dan keluarga di beberapa hotel yang menyediakan Layar Bola Traveloka. Selamat menonton bersama!



Wednesday, June 6, 2018

Alya Nadira Cinta Tak Hingga Ke Sepakbola

Alya Nadira Cinta Tak Sampai ke SepakbolaFoto: Agung Pambudhy/detikSport

Jakarta - Alya Nadira Trifiansyah pernah mempunyai hasrat menjadi pemain Timnas sepakbola putri. Tapi, harapannya kandas dan menemukan jalan di polo air.

Sepakbola memang sangat erat dengan Alya. Dia putri bekas pemain Timnas di SEA Games 1987, Tias Tono Taufik.

Alya kecil kerap mengikuti sang ayah ke lapangan sepakbola. Bagi Alya, menggocek bola sudah otomatis dipelajarinya ketika ikut-ikutan ke lapangan itu.

Baca Juga: Alya Nadira Mengingat Uang Saku dan Naik Pesawat Pertama

"Di antara basket, waktu itu saya akut latihan di klub mama di Ragunan, voli, pencak silat, saya paling cocok ke bola. Aku mau banget untuk jadi pemain timnas," kata Alya mengenang masa kecilnya.

"Tapi, pada waktu saya mencar ilmu main bola, sepakbola wanita itu belum menyerupai sekarang, futsal pun belum banyak kelompok usia kecil yang serius menciptakan pembinaan. Sekarang, di sekolah dan kampus banyak," ujar dia.

"Dulu sama papa dibilang enggak ada, nanti gres ada ketika umur 17 tahun. Tapi, ternyata saya enggak kesampaian. Tapi untuk penikmat bola, hingga kini masih terus mengikuti sepakbola," kata Alya.

Dalam prosesnya, Alya berlatih polo air. Dia menilai cabang olahraga polo air semenarik sepakbola, dengan sama-sama permainan dan dilakukan bersama tim. Bahkan, olahraga polo air lebih menantang alasannya yaitu dilakukan di tengah bak renang.

Baca Juga: Rindu Dendam Alya Nadira di Polo Air

Alya Nadira Cinta Tak Hingga Ke Sepakbola

Alya Nadira Cinta Tak Sampai ke SepakbolaFoto: Agung Pambudhy/detikSport

Jakarta - Alya Nadira Trifiansyah pernah mempunyai hasrat menjadi pemain Timnas sepakbola putri. Tapi, harapannya kandas dan menemukan jalan di polo air.

Sepakbola memang sangat bersahabat dengan Alya. Dia putri bekas pemain Timnas di SEA Games 1987, Tias Tono Taufik.

Alya kecil kerap mengikuti sang ayah ke lapangan sepakbola. Bagi Alya, menggocek bola sudah otomatis dipelajarinya dikala ikut-ikutan ke lapangan itu.

Baca Juga: Alya Nadira Mengingat Uang Saku dan Naik Pesawat Pertama

"Di antara basket, waktu itu saya akut latihan di klub mama di Ragunan, voli, pencak silat, saya paling cocok ke bola. Aku mau banget untuk jadi pemain timnas," kata Alya mengenang masa kecilnya.

"Tapi, pada waktu saya berguru main bola, sepakbola wanita itu belum ibarat sekarang, futsal pun belum banyak kelompok usia kecil yang serius menciptakan pembinaan. Sekarang, di sekolah dan kampus banyak," ujar dia.

"Dulu sama papa dibilang enggak ada, nanti gres ada dikala umur 17 tahun. Tapi, ternyata saya enggak kesampaian. Tapi untuk penikmat bola, hingga kini masih terus mengikuti sepakbola," kata Alya.

Dalam prosesnya, Alya berlatih polo air. Dia menilai cabang olahraga polo air semenarik sepakbola, dengan sama-sama permainan dan dilakukan bersama tim. Bahkan, olahraga polo air lebih menantang alasannya yakni dilakukan di tengah bak renang.

Baca Juga: Rindu Dendam Alya Nadira di Polo Air

Monday, June 4, 2018

Alya Nadira Tekuni Polo Air Alasannya Ada Unsur Kekerasan

Alya Nadira Tekuni Polo Air alasannya yaitu Ada Unsur KekerasanAtlet timnas polo air putri Alya Nadira (Agung Pambudhy/detikSport)

Jakarta - Alya Nadira Trifiansyah sempat menjajal banyak cabang olahraga. Dia mantap berkarier sebagai atlet polo air justru alasannya yaitu olahraga itu mengandung unsur kekerasan.

Alya, 21 tahun, memang lahir dari keluarga atlet. Ayahnya, Tias Tiano, merupakan salah satu penggawa tim nasional Indonesia di SEA Games 1987, yang juga mantan pemain Persija Jakarta. Ibundanya, Septi bekas pemain basket.

Sejak kecil, Alya sudah berlatih pencak silat, tenis, bulutangkis, basket, dan sepakbola. Kemudian, ia menjajal renang secara otodidak, menggandakan kakaknya yang ditangani seorang pelatih.

Prestasi Alya di renang mulai menanjak. Waktu itu, ia sudah menjadi andalan Jakarta Barat untuk pekan Olahraga Daerah (Porda).

Baca Juga: Lewat Polo Air, Alya Nadira Menatap Panggung Asia

Tapi, Alya belum benar-benar nyaman dengan latihan dan kompetisi di renang. Da lalu tertarik ketika menyaksikan latihan Timnas polo air yang juga ada di Stadion Akuatik kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Alya bertekad untuk dapat bergabung dengan Timnas polo air.

"Wah ini nih, olahraga yang seru. Di air, dapat tampol-tampolan, ada body contact. Dan betul ketika tampil di Liga di Padang kornea sobek, kena tonjok, bibir sobek, dada kehantam hingga pingsan di tengah kolam. Olahraga ini butuh mental dan fisik yang kuat," kata Alya dalam wawancara One on One dengan detikSport.

"Aku kan anaknya hiperaktif, saya melihat olahraga itu kayaknya seru nggak ngebosenin. Jadi, semenjak itu saya pas usia 14 tahun, sore latihan berenang, malem latihan polo air," ujar putri pasangan Tias Tano Taufik dan Septi Susanti itu.

Alya kian antusias dengan polo air sehabis ia mulai berlatih. Dia tak butuh waktu usang untuk melaksanakan teknik yang sempurna di polo air.


Baca Juga: Latihan Penuh Menuju Asian Games 2018, Alya Nadira Tetap Puasa


"Aku gres sebentar latihan sudah kelihatan bakatnya. Sebagai contoh, orang lain berguru lempar bola hingga tiga bulan, saya tiga hari sudah bisa," ujar Alya.

"Olahraga ini lebih menantang, lebih susah. Selain itu, saya dapat jadi trendsetter di sini," ia menegaskan.

Kini, berselang enam tahun semenjak perkenalan dengan polo air, Alya menjadi skuat inti Timnas polo air putri. Dia tengah berlatih keras untuk tampil di Asian Games 2018.



Alya Nadira Tekuni Polo Air Alasannya Ialah Ada Unsur Kekerasan

Alya Nadira Tekuni Polo Air alasannya ialah Ada Unsur KekerasanAtlet timnas polo air putri Alya Nadira (Agung Pambudhy/detikSport)

Jakarta - Alya Nadira Trifiansyah sempat menjajal banyak cabang olahraga. Dia mantap berkarier sebagai atlet polo air justru alasannya ialah olahraga itu mengandung unsur kekerasan.

Alya, 21 tahun, memang lahir dari keluarga atlet. Ayahnya, Tias Tiano, merupakan salah satu penggawa tim nasional Indonesia di SEA Games 1987, yang juga mantan pemain Persija Jakarta. Ibundanya, Septi bekas pemain basket.

Sejak kecil, Alya sudah berlatih pencak silat, tenis, bulutangkis, basket, dan sepakbola. Kemudian, ia menjajal renang secara otodidak, menjiplak kakaknya yang ditangani seorang pelatih.

Prestasi Alya di renang mulai menanjak. Waktu itu, ia sudah menjadi andalan Jakarta Barat untuk pekan Olahraga Daerah (Porda).

Baca Juga: Lewat Polo Air, Alya Nadira Menatap Panggung Asia

Tapi, Alya belum benar-benar nyaman dengan latihan dan kompetisi di renang. Da lalu tertarik dikala menyaksikan latihan Timnas polo air yang juga ada di Stadion Akuatik kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Alya bertekad untuk dapat bergabung dengan Timnas polo air.

"Wah ini nih, olahraga yang seru. Di air, dapat tampol-tampolan, ada body contact. Dan betul dikala tampil di Liga di Padang kornea sobek, kena tonjok, bibir sobek, dada kehantam hingga pingsan di tengah kolam. Olahraga ini butuh mental dan fisik yang kuat," kata Alya dalam wawancara One on One dengan detikSport.

"Aku kan anaknya hiperaktif, saya melihat olahraga itu kayaknya seru nggak ngebosenin. Jadi, semenjak itu saya pas usia 14 tahun, sore latihan berenang, malem latihan polo air," ujar putri pasangan Tias Tano Taufik dan Septi Susanti itu.

Alya kian antusias dengan polo air sesudah ia mulai berlatih. Dia tak butuh waktu usang untuk melaksanakan teknik yang sempurna di polo air.


Baca Juga: Latihan Penuh Menuju Asian Games 2018, Alya Nadira Tetap Puasa


"Aku gres sebentar latihan sudah kelihatan bakatnya. Sebagai contoh, orang lain mencar ilmu lempar bola hingga tiga bulan, saya tiga hari sudah bisa," ujar Alya.

"Olahraga ini lebih menantang, lebih susah. Selain itu, saya dapat jadi trendsetter di sini," ia menegaskan.

Kini, berselang enam tahun semenjak perkenalan dengan polo air, Alya menjadi skuat inti Timnas polo air putri. Dia tengah berlatih keras untuk tampil di Asian Games 2018.



Sunday, June 3, 2018

Jerman Kalah, Angela Merkel Pribadi Datangi Kamp Pelatihan

Piala Dunia 2018

Jerman Kalah, Angela Merkel Langsung Datangi Kamp Pelatihan

Kanselir Jerman Angela Merkel mengunjungi sentra training Timnas Jerman. Kunjungan ini diperlukan sanggup memompa semangat tim usai kalah dari Austria 2-1 dalam pertandingan persahabatan jelang Piala Dunia 2018.

Gagah Wijoseno/Reuters - 20DETIK
Senin, 04 Jun 2018 12:12 WIB

Jerman Kalah, Angela Merkel Pribadi Datangi Kamp Pelatihan

Piala Dunia 2018

Jerman Kalah, Angela Merkel Langsung Datangi Kamp Pelatihan

Kanselir Jerman Angela Merkel mengunjungi sentra pembinaan Timnas Jerman. Kunjungan ini diperlukan sanggup memompa semangat tim usai kalah dari Austria 2-1 dalam pertandingan persahabatan jelang Piala Dunia 2018.

Gagah Wijoseno/Reuters - 20DETIK
Senin, 04 Jun 2018 12:12 WIB