Nitya Krishinda Maheswari/Apriyani Rahayu usai menjalani tubruk dengan Prancis di Piala Uber 2018. (Okdwitya Karina Sari/detikSport)Bangkok - Duet Nitya Krishinda Maheswari dan Apriyani Rahayu menuai kemenangan dengan susah payah atas Delphine Delrue/Lea Palermo di penyisihan grup Piala Uber 2018. Mereka belum kompak.
Nitya/Apriyani turun di partai keempat pada pertandingan penyisihan Grup D Piala Uber di Impact Arena, Selasa (22/5/2018). Menghadapi Delrue/Palermo, keduanya lebih dahulu kalah di gim pertama sebelum menang dengan skor final 16-21, 21-19, 21-19.
Baca Juga: Indonesia Sapu Bersih Kemenangan Atas Prancis di Piala Uber
Ini ialah pertama kalinya bagi Nitya/Apriyani dipasangkan di tubruk kompetitif. Sebelum cedera panjang, Nitya berpasangan dengan Greysia Polii dan mencapai sederet gelar termasuk medali emas Asian Games 2014.
Apriyani kemudian menggantikan Nitya untuk bertandem dengan Greysia, dan memperlihatan performa menjanjikan. Duet Apriyani/Greysia sekarang menjadi andalan utama 'Merah Putih'.
Baca Juga: Indonesia Amankan Tiket ke Perempatfinal Piala Uber 2018
Indonesia telah mengunci kemenangan atas Prancis dengan kedudukan 3-0, dikala Nitya/Apriyani bertanding. Namun, situasi tersebut tidak lantas menciptakan keduanya bermain dengan lepas.
"Tadi seharusnya dapat ngasih perlawanan lebih manis daripada tadi. Mungkin karena, saya sendiri harus meyakinkan diri saya untuk partner dengan dia. Dalam artian, ia itu pemain manis yang harusnya saya ngga perlu khawatir dengan pengembalian bola saya. Tapi saya lebih berpikir dengan keyakinan diri sendiri, jadi ia malah jadi takut-takut memainkan permainan ia sendiri. Makara kita menyerupai main hati-hati," Nitya mengungkapkan.
"Kalau saya, di beregu walau perolehan skor sudah kondusif saya lebih berguru untuk ngasah kepedean saya di pertandingan baik di pertandingan perorangan ataupun beregu. Apalagi di beregu, pressure niscaya jauh lebih besar. Saya juga pengin sumbang poin juga, walaupun di atas kertas kita sudah menang," ia menambahkan.
Apriyani mengaku bahwa bersama Nitya, dirinya bermain lebih kalem. Nitya berharap Apriyani untuk jangan merasa sungkan.
"Saya kasih tahu dia, ia berhak ngasih tahu saya. Di atas lapangan, kita bukan lagi senior-junior, kita bener-bener partner dan saya membutuhkan ia tanpa dia, saya ngga dapat mengembalikan performa di gim ketiga," kata Nitya.






0 comments:
Post a Comment