Timnas Bola Tangan dalam sebuah jamuan buka puasa bersama jelang TC di Korsel (Istimewa) Jakarta - Timnas bola tangan bakal berlatih di Korea Selatan. Hal ini dilakukan untuk persiapan menghadapi Asian Games 2018.
Sebanyak 16 atlet putra yang dipersiapkan menuju pesta olahraga se-Asia itu akan bertolak ke Negeri Ginseng, Kamis (31/5) malam WIB. Ini jadi pembinaan camp kedua mereka sehabis menjalani try out di Thailand.
Selama di Korsel, mereka masih akan dilatih oleh Yoon Tae Il yang dalam beberapa bulan terakhir menjadi pendamping pereka. Yoon pun ditargetkan untuk meningkatkan jadwal latihan guna mengejar ketinggalan kala persiapan di Tanah Air.
Pasalnya timnas bola tangan sempat kesulitan menerima kawasan latihan yang memadai di Jakarta sampai berdampak pada minimnya jadwal latihan. Tak hanya dari segi waktu, kelayakan kawasan mereka menempa diri juga belum sesuai standar sampai PB ABTI memindahkan mereka ke Bandung.
"Harapan kami, atlet-atlet yang diberangkatkan ke Korsel ini bisa meningkatkan kemampuan mereka. Baik itu dari segi fisik, maupun skill alasannya yaitu Korsel memang dikenal sebagai salah satu negara besar lengan berkuasa untuk cabang olahraga (cabor) bola tangan di Asia," ujar Ketum Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI), Mayjen Tentara Nasional Indonesia Dody Usodo Hargo, dalam rilis kepada detikSport.
"Selama di sana (Korsel), atlet-atlet ini juga akan bertanding dengan tim maupun klub-klub setempat sebelum nantinya kembali ke Indonesia, 29 Juni mendatang. Kami sangat berharap, sasaran mencapai putaran final untuk putra bisa tercapai dalam Asian Games nanti," sambungnya.
Adapun untuk timnas putri, laki-laki yang juga menjabat sebagai Wakil II Ketua Umum KONI Pusat itu merencanakan try out di Vietnam. Saat disinggung soal target, Dody menentukan realistis alasannya yaitu kekuatan Indonesia, utamanya putri, masih tertinggal dari negara-negara lain.
Pada kesempatan sama, manajer timnas bola tangan, Kolonel Imam Suroso menjelaskan mereka akan berlatih di Daegu, Cheongju, dan Incheon, masing-masing 10 hari.
"Selain 16 atlet, ada tiga instruktur yang menangani mereka dan menurut penilaian di Thailand, beberapa perlu perbaikan," tutupnya.






0 comments:
Post a Comment