Ilustrasi downhill (dok.Indonesian Downhill)Jakarta - Sejumlah venue Asian Games 2018 di Jawa Barat belum benar-benar siap. Pemerintah Jabar terus menggeber penyelesaian.
Setidaknya tujuh kabupaten dan kota di Jabar akan terlibat dalam Asian Games 2018. Di antaranya, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bogor.
Jabar kebagian menjadi tuan rumah sepak bola dan paragliding pada Asian Games 2018 nanti. Sepakbola digeber di Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung, Stadion Patriot di Kota Bekasi, Stadion Wibawamukti di Kabupaten Bekasi, dan Stadion Pakansari di Kabupaten Bogor. Paragliding di Gunung Mas Puncak di Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Kemendikbud Masih Matangkan Kebijakan Libur Sekolah Saat Asian Games
Selain sepakbola dan paragliding, Jabar juga menjadi tuan rumah pelaksanaan sepeda gunung, road race, dan kano/kano slalom di Asian Games 2018 nanti.
Bendung Rentang akan menjadi venue kano dan kano slalom. Venue itu menggantikan Palembang.
Sekretaris Daerah Jabar, Iwa Karniwa, menyampaikan renovasi yang sedang dikebut di Bendung Rentang mencakup perbaikan jalan, penyiapan traffic cone, dan pemulihan kualitas air.
Kualitas air di Bendung Rentang itu juga tak memenuhi standar. Sebab, air terkotori oleh keberadaan acara galian C sekitarnya.
Iwa merencanakan untuk menanganinya akan dilakukan melalui koordinasi oleh Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Jabar, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan Dinas Lingkungan Hidup Jabar.
Baca Juga: Pemerintah dan INASGOC Beri Pengamanan Ekstra di Tiga Titik Ini
"Harus dilakukan penegakan aturan terkait galian C dan yang menciptakan kualitas air kurang memadai. Kita pun akan memobilisasi para pelaku ecovillage. Saya minta PSDA segera kordinasi untuk rapat," ujar Iwa.
Selain Bendung Rentang, venue sepeda gunung sepanjang 4 kilometer di Kabupaten Subang juga belum siap.
"Jalan desa sepanjang 4 kilometer masih harus diperbaiki dan Kabupaten Subang hanya dapat mengalokasikan Rp 600 juta. Kita rapatkan, dan solusi yang memungkinkan yakni melalui CSR," kata Iwa usai memimpin rapat koordinasi persiapan Asian Games di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (18/5/2018).
Selain perbaikan jalan, tutur Iwa, cabang olah raga balap sepeda dan road race juga membutuhkan 500 traffic cone. Pengadaan perlengkapan ini akan dilakukan dengan meminjam 500 traffic cone Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar.
"Kami dapat manfaatkan traffic cone yang biasanya digunakan untuk mudik. Saat tes event, kita pakai dulu. Kemudian dikala kebutuhan pulang kampung digunakan dulu untuk mudik, dan dikala pelaksanaan Asian Games dapat digunakan untuk pertandingan road race dan balap sepeda," beliau menjelaskan.






0 comments:
Post a Comment